Posted by: basamo | Februari 7, 2008

Pengumuman

MENJELANG selesainya pengerjaan website Palanta oleh Tim Admin, untuk sementara web ini bisa diakses di http://palanta.org/index.php.

Selain itu, menyusul adanya kesepakatan dari Kopdar Kaduo Palanta beberapa waktu lalu, milis sudah diganti dengan forum diskusi. Anggota Palanta dan yang berminat jadi members bisa akses forum itu di sini atau klik foto. (***)

Forum

Posted by: basamo | Januari 27, 2008

Resolusi Kopdar Kaduo

SABTU (26/1), kopi darat (Kopdar) alias sobok kaduo yang digelar di D’Banana Cafe & Warnet berhasil memutuskan beberapa resolusi perjalanan Palanta Komunitas Blogger Kota Padang ke depan. Acara ini dihadiri Amar Putra, Bernard, Eriandi “Lelek, Helfiyanrika, Hermawan Ardiyanto, Maryulis Max, Subadri, Tusrisep. Sementara yang lain, tidak berkesempatan hadir karena alasan-alasan yang hanya mereka sendiri yang tahu. Yang jelas sejauh ini, informasi soal Kopdar kedua ini telah wara-wiri di milis Palanta.

Dari pertemuan singkat selama 2 jam kurang itu, diambil beberapa kesimpulan. Pertama soal penggunaan milis yang akan dialihkan dalam bentuk forum di website Palanta nantinya. Karena sejauh ini, milis tidak efektif lantaran tidak sistematisnya pembicaraan yang dilemparkan members melalui email itu. Dengan penggunaan forum diskusi nantinya, semua topik pembicaraan akan disediakan thread-thread khusus yang dikelola oleh moderator yang akan ditunjuk kemudian.

Selain itu, juga disinggung soal keanggotaan Palanta. Disepakati keanggotaan bersifat terbuka bagi siapa saja, baik itu blogger yang berdomisili di Kota Padang, maupun pemilik blog lainnya yang punya perhatian khusus dan ketertarikan kepada Kota Padang. Untuk anggota-anggota ini, baik yang baru maupun yang lama, akan diminta untuk memperkenalkan diri (mendaftar) kembali di forum diskusi pada thread perkenalan. Di thread ini, calon members atau yang sudah jadi member diminta untuk mengisi lengkap form pendaftaran/perkenalan yang harus dilengkapi foto. Hanya yang benar-benar serius akan di-approve menjadi members Palanta. Setelah itu, kepada members diwajibkan memasang banner Palanta di blognya masing-masing.

Yang paling penting adalah, khusus untuk blogger yang berdomisili di Padang dan telah mendaftarkan diri ke Palanta, namun 3 kali berturut-turut (atau tak pernah sama sekali) menghadiri Kopdar yang dihelat Seksi Basobok akan dikenai sanksi sosial yang akan mempertanyakan keseriusan mereka bergabung dengan Palanta. Karena bagaimana pun Palanta dibuat untuk ajang silaturrahmi antarsesama blogger. Tak mungkin kan, sesama anggota Palanta tak saling kenal?

Di samping itu, juga dibahas program-program Palanta ke depan. Soal apa saja program yang akan dilaksanakan, seluruh usulan, ide dan tanggapan akan dibuka seluas-luasnya di forum diskusi. Jadi kesimpulannya, begitu website Palanta di-launching, di situlah tampek kito bakumpua basamo. Bicara apa saja untuk kemajuan Palanta.

So, tunggu saja mengudaranya http://palanta.org yang insya Allah di-launching pada Februari 2008 ini. (max)

 

Posted by: basamo | Januari 25, 2008

Jan Lupo Kopdar Kaduo

D'banana Cafe & Warnet, tampek awak basuo

UNTUK kedua kalinya, bila tak ada aral melintang, Sabtu 26 Januari 2008 ini, Palanta akan kembali melaksanakan kopi darat (Kopdar) alias bakumpua basamo untuk kedua kalinya. Sesuai dengan usulan dan kesepakatan yang dikawal Seksi Basobok Eriandi “Lelek, acara kita ini dilaksanakan di D’Banana Cafe & Warnet yang berada di lingkungan Stadion Haji Agussalim, Padang.

Acara awak sepakati jam 4 sore. Mohon datang on time, bia bisa maota lamak, minum-minum jo makan-makan a nan katuju,” kata Lelek.

Acara ini terbuka untuk semua, termasuk bagi blogger yang belum mendaftar menjadi anggota Palanta, atau sudah daftar tapi belum pernah ketemu dengan members lainnya. So, tunggu apalagi, segera langkahkan kaki ke D’Banana. Dipastikan takkan rugi. Soal pembayaran makan-makan, aman, karena katidiang akan kembali berjalan…. (max)

Posted by: basamo | Januari 23, 2008

Logo Pilihan (Samantaro)

Dari polling logo yang telah digelar beberapa waktu lalu, akhirnya diperoleh kesimpulan bahwa members Palanta terpincut kepada logo nomor urut 9.  Logo ini mendapat 7 suara, sedangkan pesaingnya logo nomor 1 hanya mendapat 3 suara.

Palanta

Kendati mendapat suara terbesar, logo nomor 9 ini belum sepenuhnya akan dijadikan logo tetap. Karena banyak usulan dari kawan-kawan bahwa sepatutnya ada nuansa “keminangkabauan” dari logo ini. Admin kita pun kini tengah mereka-reka untu sedikit merubah dan memberi sentuhan “keminangkabauan” seperti permintaan kawan-kawan.

Jadi sekali lagi, kawan-kawan harap bersabar. Kemungkinan besar logo Palanta ini akan di-launching bersamaan dengan mengudaranya www.palanta.org yang ditargetkan admin bisa direalisasikan pada awal Februari nanti. Nah…, bersabarlah, karena orang sabar disayang kawan-kawan, he3x. (max)

Posted by: basamo | Januari 7, 2008

Polling Logo

Pada postingan terdahulu yang menampilkan desain kaos karya Anton Hilman yang akan didapuk untuk jadi logo Palanta, banyak muncul pertanyaan kepada saya. Apakah desain itu merupakan kaos yang akan dibikin Palanta dikemudian hari. Jawabnya bukan dan bisa jadi.

Bukan, karena desain yang diposting Anton itu dimaksudkan untuk meminta anggota Palanta memilih kira-kira logo mana yang akan dipakai untuk logo komunitas kita. Dan bisa jadi, apabila seluruh program-program pertama kita membangun website rampung dan anggota telah banyak, maka kita bikin kaos. Tunggu saja…

Nah, untuk meluruskan kembali maksud postingan sebelumnya, maka dengan ini ditampilkan cropping logo-logo di kaos itu untuk dipilih anggota Palanta. Agar lebih gampang, di polling ini diterakan nomor logo yang akan dipilih. Suara/pilihan bisa diisikan di comments postingan ini. (Bagi postingan yang tidak ada kaitannya dengan polling ini, mohon maaf akan dihapus…)

Logo yang mendapat suara terbanyak, itulah logo Palanta. Soal adanya tulisan e-community, akan diubah kembali oleh Anton si empunya karya. Selamat memilih…

NB:
Oh iya, ada yang terlupa. Anggota Palanta juga bisa mengajukan slogan untuk Palanta bersamaan dengan logo yang dipilih. Polling ditutup sampai tanggal 15 Januari… Ingat..ingat…

Logo 1:

Logopalanta1

Logo 2:

Logopalanta2

Logo 3:

Logopalanta3

Logo 4:

Logopalanta4

Logo 5:

Logopalanta5

Logo 6:

Logopalanta6

Logo 7:

Logopalanta7

Logo 8:

Logopalanta8

Logo 9:

Logopalanta9

Posted by: basamo | Januari 2, 2008

Logo dan slogan/motto Palanta

Posted by: basamo | Desember 31, 2007

Palanta Masuak Koran

POSMETRO PADANG, Senin 31 Desember 2007

Palanta

Berita ini di posting juga di sini

SINGGALANG, Senin 31 Desember 2007

Palanta1

Posted by: basamo | Desember 30, 2007

Palanta, Begitu Kita Punya Nama

Blogger

ALHAMDULILLAH, akhirnya apa yang dicita-citakan bersama terwujud juga. Sebuah komunitas yang mewadahi blogger di Kota Padang berhasil dibentuk dalam kebersamaan yang diawali dengan makan-makan. Palanta, begitu komunitas kita punya nama.

Palanta bukanlah sembarang nama. Inilah nama yang dianggap terbaik dari 7 nominator nama lainnya yang diusulkan dan disetujui 15 kawan-kawan yang berkesempatan hadir dalam acara makan siang basamo di rumah makan Lubuak Idai, Jalan Khatib Sulaiman. Blogger yang menyempatkan diri untuk datang di antaranya Amar Putra, Anton Hilman, A.R Rizal, Bernard, Desti “Takochan” Utami, Eriandi “Lelek”, Hardes “Ade” Swastika, Sri Yulia “Lily”, Maryulis Max, Muhammad Rusdi, Nolpitos Hendri, Seprina “Cici” Wessy, Subadri “Dodot”, Suryandika, dan Yuhefizar “Pak Ephi”.

Seusai makan siang pukul 13.30 WIB, setelah sekian lama ngalor ngidul dan berkenalan satu sama lainnya di acara yang diplot sekitar pukul 11.00 WIB itu, dilemparkan beberapa usulan nama komunitas ini. Usulan pertama disampaikan Pak Ephi yang mengusulkan Rumah Gadang sebagai nama komunitas. Alasannya, “Rumah Gadang adalah tempat berkumpul.”

Usulan kedua disampaikan Rizal dengan nama Komunitas Blogger Orang Padang yang katanya mempertegas “Orang Padang”-nya sebagai pemilik blog. Lalu usulan Bernard yang memilih untuk mempertahankan nama Makan Basamo yang saat ini dipergunakan di blog support ini. “Orang Padang terkenal suka makan dan restoran Padang betebaran di mana-mana,” ujar Bernard yang memplesetkan namanya jadi Bearnuts.

Tak mau kalah dengan ide-ide itu, Eriandi yang ngetop dipanggil Lelek mengusulkan 2 nama sekaligus, Ombak Puruih dan Palanta. “Ombak puruih semua orang sudah tahu, apalagi sudah ada lagunya pula yang berdantun-dantun didendangkan almarhum Tiar Ramon,” kata Lelek. “Asal jangan Ombak Puruih dikaitkan-kaitkan dengan isu tsunami ya Lek,” timpal kawan-kawan.

Sadangkan Palanta ambo usulkan karano palanta adalah tampek basobok, tampek bamusyawarah, tampek makan-makan, tampak bagalak-galak, tampek lalok juo bisa. Yang jaleh indak ado kaitan jo palanta rumah pak wali doh,” kata Lelek lagi.

Sementara usulan nyeleneh dilontarkan Pitos. Dia mengusulkan Sengsara Membawa Nikmat sebagai nama komunitas. Mendengarnya, semua orang langsung tertawa. “Bukankah Sengsara Membawa Nikmat merupakan roman terkenal dari Minangkabau,” katanya meyakinkan kawan-kawan.

Tak mau kalah dengan mereka, Uda Rusdi mengajukan nama Bingkuang yang katanya sangat identik dengan Kota Padang. “Ado Terminal Regional Bingkuang, banyak urang manggaleh bingkuang, dan penyebutan Padang sebagai Kota Bingkuang dan sebagainya,” ucapnya.

Karena Rusdi mengusulkan nama buah, Ade langsung melemparkan nama Randang sebagai tandingannya. “Randang tu alah dipatenkan dek Malaysia,” canda Rusdi.

Dengan begitu banyaknya nama yang diusulkan, akhirnya dilakukan voting yang masing-masingnya mengajukan 2 suara. Hasilnya, diperoleh 7 suara untuk Rumah Gadang, Makan Basamo (1 suara), Ombak Puruih (6 suara), Palanta (9 suara), Sengsara Membawa Nikmat (1 suara), Bingkuang (5 suara), Randang (1 suara) dan 0 untuk Komunitas Blogger Orang Padang. Dengan begitu Palanta resmi menjadi nama komunitas pemilik blog di Kota Padang. Selamat!!!

Untuk menjalankan komunitas ini, disepakati membentuk struktur kepengurusan yang dipercayakan kepada Max sebagai ketua, Bearnuts (sekretaris), Cici (bendahara), Rizal (seksi humas), Lelek (seksi basobok), dan Anton bersama Pak Ephi serta Rusdi menggawangi seksi admin. Admin dipercaya untuk membikin website bersama yang disepakati bernama http://palanta.org. Di samping itu juga mengurus lalu lintas mailing list di palanta_padang@yahoogroups.com, serta membuat logo banner Palanta yang diwajibkan dipasang di seluruh blog anggota Palanta.

Khusus untuk website http://palanta.org, formatnya disepakati berisi soal keunikan Kota Padang untuk dipromosikan ke dunia maya. Selain itu juga dijadikan sebagai aggregator yang akan menampilkan postingan terbaru anggota Palanta.

Hanya itu saja? Banyak. Banyak sekali rencana yang terlontar dari mulut kawan-kawan semua, termasuk soal pembikinan kaos Palanta untuk members. Sementara ide-ide yang lain, disarankan untuk dibahas di milis saja.

Untuk makan-makan? “Tenang, itu urusan seksi basobok yang akan menentukan lokasinya. Kapan perlu, dia akan memperjuangkan supaya gratis,” ujar Max.

Lalu bagaimana dengan rekan-rekan yang tak berkesempatan hadir dan berniat sekali gabung dengan komunitas ini? Tak perlu takut, karena tidak ada acara perploncoan. Cukup mendaftarkan diri di milis, lalu terakan banner Palanta di blog yang bersangkutan. Gampang kan? Makanya, ayo gabung… (***)

Posted by: basamo | Desember 28, 2007

Di Hari Minggu Kita Bertemu

SETELAH melempar wacana soal pengganti hari acara makan siang basamo melalui blog support ini dan mengontak via telepon beberapa rekan yang semula merencanakan hadir pada jadwal pertama 25 Desember lalu, akhirnya diambil keputusan bahwa acara silaturrahmi kita diadakan pada hari Minggu, 30 Desember di rumah makan Lubuak Idai yang berada di Jalan Khatib Sulaiman Padang.

Dipilihnya hari Minggu, pertimbangan utama adalah karena hari libur. Kedua karena tidak banyak peserta yang punya agenda lain di hari yang sama kecuali hanya memenuhi undangan baralek para relasinya.

Sementara kalau hari Sabtu, ada rekan-rekan mahasiswa pemilik blog yang mengaku ujian atau ada kuliah yang harus dihadiri yang tak mungkin titip absen. Malah ada pula alasan nyeleneh, katanya, “men-stock energi untuk nonton Padi di Lanud Tabiang”. (Halah…, Padi kok ditonton? Bukankah banyak sawah berisi bulir-bulir padi yang terbentang luas di ranah kita ini yang bisa dilihat setiap hari? he3x, just kidding)

Dengan adanya keputusan ini, diminta teramat sangat untuk memberitahukan rekan-rekan lain yang tidak tahu dan tidak tahu menahu ataupun yang sudah tahu tapi masih ragu, apalagi yang tahu dan mau tapi malu-malu. Acara ini hanya sebatas silaturrahmi awak samo awak untuk membicarakan hal-hal yang dianggap perlu. Yang pasti awak basamo makan siang sampai kanyang, sudah tu sanang-sanang. Mau? (max)

 

Posted by: basamo | Desember 26, 2007

Mancari Hari

MANUSIA berencana, Tuhan menentukan. Begitulah kondisi yang kita hadapi dalam rencana pelaksanaan makan siang basomo yang sedianya dihelat pada 25 Desember lalu. Rencana itu berantakan menyusul hujan deras yang mendera Kota Padang sejak 24 Desember sore hingga 25 Desember malam. Walhasil, banjir di mana-mana, mobilitas terganggu, dan kesempatan bertemu pun jadi tertunda.

Kecewa, boleh saja. Toh masih ada kesempatan dan waktu untuk bertemu. Karena itu, kembali kita lempar ide kepada kawan-kawan semua soal waktu pelaksanaan alek basamo yang tertunda ini.

Ada 2 opsi yang mengapung ke permukaan. Yaitu Sabtu siang (29/12) atau Minggu siang (30/12). Pertimbangannya, ke dua hari itu, termasuk hari libur juga. Namun soal waktu mana yang pas, melalui postingan ini kita minta pendapat rekan-rekan semua. Silahkan isi komen tentang ini. Ditunggu partisipasinya. (max)

Older Posts »

Kategori